Artikel Perkembangan Teknologi

Bagi kebanyakan orang, kemajuan teknologi komunikasi informasi mungkin dianggap sebagai “das Sollen”. Seharusnya begitu. Teknologi komunikasi informasi dianggap sebagai bagian kehidupan, seperti bernapas, menyetir mobil, membuka lemari es, dan sejenisnya. Sesederhana itu.Pada kenyataannya, ternyata tidak sesederhana itu. Dia menjadi sederhana karena para penggunanya terbiasa menggunakannya. Kebiasaan untuk menggunakan pun menjadi sebuah proses yang panjang, dari kesalahan demi kesalahan, keberhasilan demi keberhasilan, sampai kita memahami dan menguasai prinsip-prinsip dasar yang menopang teknologi komunikasi informasi.Dalam lingkup pekerjaan wartawan, teknologi komunikasi informasi menjadi sebuah isu krusial.

Wartawan akan selalu balapan dengan waktu untuk menerbitkan tulisan-tulisannya di surat kabar. Dan waktu menjadi sesuatu yang konstan, tidak pernah berubah dan selalu ada dalam batasan-batasan yang tidak pernah bisa diterobos.Dengan teknologi komunikasi informasi, waktu bisa didekati dengan mempercepat proses penulisan, baik itu menulisnya sendiri maupun proses pengiriman kembali ke redaksi. Teknologi komunikasi informasi pada tingkat yang paling awal sekitar 20 tahun lalu memberikan makna yang sangat penting dalam menopang pekerjaan wartawan.Menggeluti Mungkin ini inti dari buku Jeremy Wagstaff yang berjudul Loose Wire: A Personal Guide to Making Technology Work for You yang diterbitkan oleh Equinox Publishing hari ini. Wagstaff berbaik hati untuk meminta penerbitnya mengirim softcopy bukunya ke Kompas sebelum diluncurkan.Buku ini merupakan kumpulan tulisan Wagstaff di harian Asia Wall Street Journal dan majalah Far Eastern Economic Review sejak tahun 2000. Seperti pada umumnya wartawan yang meliput Asia pada dekade 1990-an, Wagstaff adalah wartawan yang bertugas untuk menulis masalah-masalah politik regional, khususnya di kawasan Asia Tenggara.Dia memang tidak terdidik, seperti halnya wartawan-wartawan lain dari surat kabar umum, di bidang teknologi komunikasi informasi. Minat Wagstaff dan wartawan lainnya terhadap masalah teknologi komunikasi informasi berkembang bersama kesadaran bahwa teknologi akan mengubah cara jurnalis menggelutinya maupun kesadaran bahwa cara kerja dunia pun akan berubah.Akibatnya, pada umumnya wartawan kemudian secara perlahan mengikutinya dengan caranya sendiri-sendiri daripada menolak kehadiran teknologi komunikasi informasi.

Wagstaff menulis, “It was then that I discovered I had to master this technology thing before it mastered me” (hal 16).Memanfaatkan Buku Loose Wire setebal 368 halaman ini terbagi atas empat bagian, yang masing-masing membahas masalah konektivitas, menggunakan teknologi untuk menyelesaikan berbagai persoalan, berbagai aplikasi yang diperlukan, serta bagian yang membahas tentang ancaman penggunaan teknologi komunikasi informasi, seperti virus dan spam.Masing-masing bagian menjelaskan tentang berbagai isu sekitar teknologi komunikasi informasi secara jelas, mudah dicerna, enak dibaca, dan memperkaya banyak hal yang tidak diketahui sebelumnya walaupun kita menggunakannya sehari-hari. Ketika menulis tentang WiFi, misalnya (hal 38-45), Wagstaff tidak hanya menulis tentang apa itu teknologi nirkabel, melainkan juga perangkat yang digunakan serta digunakan untuk apa perangkat nirkabel tersebut.Banyak isu yang ditangkap Wagstaff dan dituangkan dalam tulisan-tulisannya secara populer agar mudah dicerna, termasuk isu-isu yang tidak terbayangkan sebelumnya, seperti berkaitan dengan layanan purnajual atau customer support (hal 93-102), yang memang menjadi isu terbesar para pengguna teknologi komunikasi informasi. Menurut dia, kemajuan jaringan internet seharusnya bisa memberikan peluang kepada para perusahaan untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada para pelanggannya.

Tulisan-tulisan dalam Loose Wire, selain mengulas berbagai persoalan teknologi komunikasi informasi, juga memberikan tips singkat mengenai berbagai hal, termasuk bagaimana melindungi diri dari virus dan spam. Sebagai sebuah buku, Loose Wire adalah panduan tidak resmi bagaimana memanfaatkan teknologi komunikasi informasi.Mereka yang membaca buku Wagstaff ini akan terpuaskan dengan berbagai masalah yang ditulisnya, setidaknya memahami perkembangan teknologi komunikasi informasi yang ada di sekitar kita. Satu saja kekeliruan dalam buku Loose Wire ini, yaitu sebuah nama pada bagian belakang yang tidak dieja secara benar. Dan ini mungkin karena database yang digunakan Jeremy Wagstaff tidak ter-update. (rlp)

SUMBER : 64.203.71.11/kompas-cetak/0610/02/tekno/2999704.htm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: